H Mashuri Pulangkan Dua Orang Pasien Sembuh Covid-19

Bangko-Plt Bupati Merangin H  Mashuri didampingi Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko dr Birman Saragih, memulangkan dua orang pasien sembuh Covid-19 dari Ruang Isolasi RSD Kol Abundjani Bangko, Senin sore (26/10).
Kedua pasien sembuh Covid-19 itu, Susisusanti dan Puadi. Kedua pasien sembuh Covid-19 tersebut, diminta H Mashuri untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Setelah menjalani isolasi itu, baru kemudian boleh bersosialisasi dengan lingkungan.
‘’Alhamdulillah dua orang pasien Covid-19 Merangin hari ini sudah sembuh, untuk selanjutkan kita pulangkan ke rumahnya masing-masing guna melakukan isolasi mandiri sebelum bersosialisasi dengan lingkungannya,’’ujar H Mashuri.
Pada kesempatan itu Plt bupati minta kedua pasien sembuh Covid-19 tersebut, agar selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dengan selalu mengenakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir.
H Mashuri berharap pasien-pasien Covid-19 yang masih menjalankan isolasi dan pengobatan di RSD Kol Abundjani Bangko segera sembuh semua, sehingga Kabupaten Merangin bisa kembali nol angka positif Covid-19.
Sementara itu kedua eks pasien Covid-19 Merangin Susisusanti dan Puadi, mengaku sangat berterimakasih kepada Plt bupati dan jajarannya, terutama pihak RSD Kol Abundjani Bangko, yang telah merawat mereka dengan baik.
‘’Terimakasih selama dalam isolasi dan pengobatan kami dilayani dengan sangat baik sekali. Kebutuhan makan, minum dan tidur terpenuhi dengan sempurna. Kami merasa nyaman selama menjalani isolasi,’’ujar Puadi.(teguh/kominfo

H Mashuri: Libur Panjang, Warga Jangan Mudik

· Cegah Penyebaran Matarantai Covid-19
Bangko- Pemkab Merangin melalui surat nomo 800/103/PSDM.3/BKPSDMD/2020, meliburkan kerja pegawai pada tanggal 28 dan 30 Oktober 2020, sebagai hari cuti bersama.
Ini artinya pada akhir Oktober 2020, terjadi hari libur panjang. Pada hari libur panjang tersebut, Ptl Bupati Merangin H Mashuri, minta kepada seluruh warga untuk tidak melakukan mudik.
‘’Mudik akan memperluas matarantai pandemic Covid-19. Jadi pada libur panjang tersebut mohon maaf tolong di rumah saja,’’ujar H Mashuri usai mengikuti Rapat koordinasi virtual dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang.
Namun demikian, pada rakor yang berlangsung di ruang rapat kerja bupati Merangin itu, Plt bupati memperbolehkan warga mengunjungi objek-objek wisata yang ada di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin.
‘’Kami sudah intruksikan para pengelola objek wisata, untuk tetap membuka potensi wisatanya dengan catatan, membatasi kapasitas pengunjung. Dibatasi yang masuk sekian orang dulu, tanti begitu sudah keluar masuk rombongan lain lagi,’’ujar H Mashuri.
Ditegaskan Plt bupati, pengelola objek wisata harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dengan menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, pastikan pengunjung memakai masker dan jaga jarak.
Begitu juga dengan sarana transportasi  umum pada libur panjang akhir Oktober 2020. Dinas Perhubungan diminta Plt bupati untuk mengecek semua kendaraan umum yang beroperasi dalam kondisi baik dengan membuat jarak kursi antar penumpang.
‘’Pastikan semua penumpang menggunakan masker. Pembersih tangan juga harus disediakan. Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ini harus benar-benar diterapkan di kendaraan umum tersebut,’’pinta H Mashuri.
Bagaimana dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis (29/10)? Dijelaskan Plt bupati, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebaiknya dilakukan secara virtual.
‘’Namun kalau tetap mau mengadakan, harus menerapkan protokol kesehatan. Jemaah semua harus mengenakan masker, jara jarak dalam masjid dan mencuci tangan dengan sabun. Ini harus diawasi betul,’’tegas H Mashuri.(teguh/kominfo) 

H Mashuri Pimpin Rakor Satgas Covid-19

· Plt Bupati Minta Fasilitas Posko Dilengkapi dan Tak Ada Posko Kosong

Bangko-Plt Bupati Merangin H Mashuri didampingin Forkopimda Merangin, memimpin jalannya rapat koordinasi (Rakor) Satgas Covid-19 Merangin, di Aula Utama Kantor Bupati Merangin, Senin (12/10).
Pada rakor yang diikuti pengurus dan anggota Satgas Covid-19 Merangin tersebut, Plt bupati mengevaluasi kinerja yang dilakukan Satgas Covid-19 Merangin dalam sepekan terakhir.
Plt bupati juga minta kepada pengurus Satgas Covid-19 Merangin, untuk melengkapi berbagai fasilitas di sejumlah Posko Terpadu dan Posko-posko perbatasan wilayah yang belum lengkap, untuk kelancaran tugas.
Berbagai fasilitas yang harus dilengkapi itu terang H Mashuri, seperti armada ambulance, persediaan masker, peralatan mencuci tangan di air yang mengalir, pengukur suhu badan dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Selain itu Plt bupati juga minta petugas piket di setiap posko, harus aktif menjalankan tugasnya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. ‘’Kita tidak ingin lagi mendengar laporan warga, ada Posko yang petugasnya kosong,’’ujar H Mashuri.
Petugas piket posko tegas Wabup Merangin ini, harus selalu standby di Posko dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat dan rajin memonitor kondisi yang terjadi di sekitar posko yang dijaga.
‘’Petugas medis juga jangan sampai tidak ada di Posko, semua harus saling bahu membahu bekerjasama mencegah dan menanggulangi pandemic Covid-19 yang kian dekat dengan warga,’’pinta Plt Bupati.(teguh/kominfo)

H Mashuri: Satgas Covid-19 Harus Gerak Cepat

· Tanggulangi dan Cegah Mewabahnya Virus Corona

Bangko-Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin harus bergerak cepat, menanggulangi dan melakukan pencegahan terhadap virus Corona yang kian mewabah di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.
Hal tersebut ditegaskan Plt Bupati Merangin H Mashuri pada rapat mendadak Satgas Covid-19 di Aula 2 Kantor Bupati Merangin, menyusul ada enam orang warga Kota Bangko yang positif hasil swab Covid-19, Selasa (06/10).
‘’Kita harus cepat mengantisipasi merebaknya kasus baru Covid-19 ini. Kita akan kembali mengaktifkan Posko Terpadu Covid-19 mulai Rabu (7/10) ini petugas harus siap siaga,’’tegas H Mashuri.
Posko Terpadu itu jelas Plt bupati, terdiri beranggotakan Kepolisian, TNI, Brimob, Satpol PP, Perhubungan, Perkim, Kesehatan dan instansi lainnya yang akan bahu-membahu melakukan penanggulangan dan pencegahan Covid-19.
Ditanya dari klaster mana enam orang warga yang positif hasil swab Covid-19 tersebut? Dijelaskan H Mashuri, keenam orang warga itu merupakan klaster dari pasien Covid-19 yang meninggal beberapa  hari lalu.
‘’Kita akan isolasi keenam orang ini di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko, karena statusnya sudah pasien Covid-19, sehingga sudah menjadi tanggungjawab rumah sakit,’’terang Plt Bupati  Merangin.
Alhamdulillah lanjut Plt bupati, keenam orang warga Kota Bangko itu akan datang sendiri ke rumah sakit untuk menjalankan isolasi dan pengobatan. Jika tidak mau datang sendiri, akan dilakukan penjemputan paksa.
Kabarnya dari keenam orang itu ada petugas rumah sakit? Plt bupati menjelaskan, benar ada salah satu pasien Covid-19 itu tenaga medis dan perawat, yang sebelumnya mengurus pasien Covid-19 yang meninggal beberapa waktu lalu.
Lalu bagaimana dengan pelayanan kesehatan RSD Kol Abundjani sekarang ini? Tokoh warga Merangin asal Jawa ini menegaskan, pelayanan RSD Kol Abundjani Bangko berlangsung seperti biasa.
Hanya saja terang H Mashuri, untuk ruang ICU pelayanannya sudah ditutup dan ruang Polo Dalam sudah sepekan lalu tidak lagi bertugas. Tapi seminggu kemudian ruang ICU dan Poli Dalam akan dibuka kembali. (teguh/kominfo) 

H Mashuri Pulangkan Enam Pasien Covid-19

· Setelah Dinyatakan Sembuh Total

Bangko-Sebanyak enam orang dari 11 orang pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko, dipulangkan ke rumahnya masing-masing oleh Wakil Bupati Merangin H Mashuri, Rabu (17/6).
Keenam pasien Covid-19 yang dipulangkan dari Ruang Isolasi RSD Kol Abundjani Bangko tersebut, setelah dinyatakan tim medis rumah sakit, telah sembuh total dari virus Corona.
‘’Mereka sudah menjani dua kali tes Swab akhir, yang hasilnya negative, sehingga menurut tim medis sudah boleh dipulangkan untuk melakukan isolasi mendiri di rumah masing-masing,’’ujar Wabup didampingi Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef.
Kenam pasien Covid-19 itu, D pasien 23 usia 21 tahun seorang perempuan asal Merangin Klaster Gowa, ES pasien 91 perempuan usia 31 tahun asal Merangin kontak pasien 65, A pasien 24 laki-laki usia 48 tahun asal Merangin Klaster Gowa.
Selain itu, TD pasien 28 perempuan usia 45 tahun asal Merangin Klaster Gowa, F pasien 29 laki-laki usia 53 tahun asal Merangin Klaster Gowa  dan MAS pasien 90 laki-laki usia 52 tahun asal Merangin Klaster Malaysia.
Wabup berpersan kepada keenam pasien yang dinyatakan sembuh itu, untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. ‘’Jangan lupa untuk mengkonsumsi vitamin C,’’pinta Wabup.
Pada kesempatan itu, wabup juga minta kepada keenam pasien setelah di rumah nanti, juga harus bisa mensosialisasikan kepada seluruh anggota keluarga untuk selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dan jaga jarak .
‘’Karena kita sudah memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal, maka tiga poin protokol kesehatan Covid-19 itu, jangan sampai ditinggalkan. Ini sangat penting diketahui seluruh anggota keluarga pasien,’’terang Wabup.
Wabup sangat mengapresiasi para petugas medis RSD Kol Abundjani Bangko yang telah bekerja keras dengan sungguh-sungguh dan berhasil merawat pasien Covid-19, sehingga akhirnya bisa sembuh total.
Untuk diketahui di Kabupaten Merangin jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 21 orang. Dari 21 orang itu telah dinyatakan sembuh total sebanyak 16 orang dan telah dipulangkan ke rumah masing-masing.
‘’Sekarang ini masih ada lima orang pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSD Kol Abundjani Bangko. Mudah-mudah dalam tes Swab akhir, kelima pasien ini hasilnya akan negatif, sehingga bisa dipulangkan ke rumah mereka masing-masing,’’harap Wabup. (teguh/kominfo)

Lagi, Pemkab Merangin Terima Bantuan APD

· Kali ini Sebanyak 80 Baju Hazmat dari Sabang Raya Motor

Bangko-Pemerintah Kabupaten Merangin, kembali menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19 dari pihak ketiga berupa Baju Hazmat sebanyak 80 PCS, Rabu (10/6).
Kali ini bantuan diterima Bupati Merangin H Al Haris dari Pimpinan Sabang Raya Motor Merangin Sukirman Johan, di Kantor Bupati Merangin. ‘’Terimakasih atas bantuan ini dan akan kami pergunakan untuk medis di RSD Kol Abundjani Bangko,’’ujar Bupati.
Diakui bupati sudah banyak pihak ketiga yang berperan serta dalam penanggulangan dan penanganan Covid-19 di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin.
Sementara itu Sukirman Johan mengharapkan, bantuan yang diberikan bisa berguna dan bermanfaat bagi tim medis Covid-19 Kabupaten Merangin, sebagai garda terdepan pencegahan dan penanganan Corona.
‘’Merangin menjadi daerah prioritas bagi Sabang Raya Motor dalam pemberian bantuan APD ini dan terbanyak dibandingkan kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Kita sama berdoa semoga masa pandemic Covid-19 cepat berakhir,’’ujar Sukirman.(teguh/kominfo)

Lewat Vidcon, H Al Haris Laporkan Kondisi Merangin Terkini

· Bupati dan Wabup Merangin, Silaturahim dengan Gubernur Jambi

Bangko-Bupati Merangin H Al Haris didampingi Wabup H Mashuri, melaporkan kondisi Kabupaten Merangin terkini kepada Gubernur Jambi H Fachrori Umar, lewat Video Conference(vidcon) dari Aula Bappeda Merangin, Kamis (28/5).
Dilaporkan bupati pada acara silaturahmi itu, kondisi Merangin mulai Ramadhan sampai H+5 Lebaran Idul Fitri 1441 H, dalam keadaan aman dan kondusif, meskipun ada riak-riak persoalan, seperti ribut karena pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT).
‘’Keributan itu terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap dana BLT. Masyarakat desa beranggapan ketika dana itu dari desa, dianggap milik semua masyarakat, sehingga minta dibagi rata,’’terang Bupati.
Sudah ada lanjut bupati, empat orang yang diproses hukum terkait keributan pembagian dana BLT di Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap, yang mengakibatkan Posko Covid-19 di desa tersebut dibakar dan kantor desa dirusak.
Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan kondisi pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko. Dimana dua orang sudah sembuh dan diperolehkan untuk isolasi di rumah.
‘’Alhamdulillah Merangin yang jumlah pasien Corona sama dengan Kota Jambi, dari hari ke hari sudah ada yang pulih. Mudah-mudahan semua bisa cepat sembuh dan Provinsi Jambi bisa cepat normal seperti semula,’’harap Bupati.
Diakui bupati, meskipun dalam suasana Covid-19 dan pertemuan dengan Gubernur Jambi telah tiga bulan terakhir hanya secara vidcon, namum segala arahan dan tugas-tugas yang diberikan gubernur telah disampaikan ke masyarakat luas.
‘’Walaupun jarang bertatap muka langsung dengan Bapak Gubernur, semua tugas telah dilaksanakan dengan lancar. Silaturahim lewat vidcon ini, melepas rasa rindu kami dengan Bapak Gubernur,’’terang H Al Haris.
Diakhir laporannya, bupati menegaskan sebagai staf, tentu banyak kesalahan dan kehilapan yang terjadi selama menjalankan tugas yang diberikan Gubernur Jambi, untuk itu mohon dimaafkan. (teguh/kominfo) 

Honor Petugas Posko Covid-19 Sudah Dibayar

· Kadis Kominfo Kunjungi Posko Covid-19 Batas Sarolangun

Bangko-Para petugas yang berjaga di Posko Covid-19, batas Kabupaten Merangin dengan Kabupaten Sarolangun, mengaku sudah menerima honor jaga. Mereka juga mengaku jadi lebih bersemangat menjaring kendaraan yang masuk ke wilayah Merangin.
Hal tersebut dikatakan beberapa orang petugas jaga kepada Kadis Kominfo Merangin M Arief ketika mengunjungi Posko Covid-19 batas Merangin-Sarolangun bersama rombongan, Rabu malam (27/5).
‘’Setiap mobil yang akan masuk ke wilayah Merangin lewat Posko Covid-19 batas Merangin-Sarolangun ini, kami stop dan periksa suhu tubuh sopir dan para penumpangnya,’’ujar salah seorang petugas yang buru-buru melarang anamanya ditulis.
Dari pemeriksaan suhu tubuh itu lanjutnya, tidak ditemukan para pengemudi ataupun penumpang yang suhu tubuhnya mencapai 38 derajat. Ini artinya orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Merangin, masih dalam kondisi aman.
Kadis Kominfo Merangin yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin M Arief, sangat berterimakasih kepada para petugas jaga di posko tersebut,  yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.
Diharapkan M Arief tidak ada lagi kebobolan pendatang, masuk ke wilayah Merangin yang tidak mengikuti aturan keprotokolan Covid-19, seperti yang terjaring di Posko Covid-19 Masurai.
‘’Kalau saja semua Posko Covid-19 bobol, tentunya matarantai penularan virus Corona dari para pendatang ke Merangin jadi tidak terpantau dan tidak terbendung. Ini akan sangat berbahaya bagi masyarakat Merangin,’’ujar M Arief yang datang ke Posko itu membawa aneka makanan ringan dan minuman untuk petugas jaga.(teguh/kominfo) 

Lagi, Bupati Merangin Terima Bantuan Dampak Covid-

· Kali ini 100 Peket Sembako dari Pegadaian

Bangko-Bupati Merangin Dr H Al Haris kembali menerima bantuan sosial dampak Covid-19. Kali ini bantuan sebanyak 100 paket sembako itu, diterima bupati dari Pegadaian di ruang kerjanya, Selasa (19/5).
Sebanyak 100 paket sembako itu, masing-masing paketnya berisi tepung, gula, beras, minyak sayur dan sarden. ‘’Terimakasih atas bantuan ini dan secepatnya akan segera kami salurkan,’’ujar Bupati.
Bupati mengaku sangat bersyukur, karena meskipun sudah ada bantuan untuk warga miskin dan warga yang ekonominya ambles dampak Covid-19 dari dana desa dan APBD, ternyata pihak ketiga juga terdorong untuk memberikan bantuan.
Diharapkan bupati, bantuan yang diberikan itu bisa menutupi kebutuhan bantuan sosial Dampak Covid-19  yang belum terpenuhi. ‘’Saya berharap semua warga  yang membutuhkan, bisa mendapatkan bantuan ini,’’harap Bupati.
Ini artinya lanjut bupati, masih dibutuhkan lagi banyak bantuan yang harus disalurkan ke warga yang membutuhkan. Untuk itu pihak ketiga yang belum berpartisipasi, untuk dapat memberikan bantuannya.
Sementara itu Kepala Devisi Gadai Pegadaian Provinsi Jambi Yan Irawan mengatakan, bantuan yang diberikan itu memang belum cukup untuk menutupi jumlah warga yang membutuhkan.
‘’Kami tidak mampu untuk memberikan bantuan sebanyak itu, karena kami harus berbagi ke seluruh area Provinsi Jambi. Paling tidak bantuan ini bisa sedikit menolong Pemkab Merangin dalam memberikan bantuan dampak Covid-19,’’ujar Yan Irawan. (teguh/kominfo)

Bupati Merangin Salurkan Dana Baznas

Bangko-Bupati Merangin Dr H Al Haris, menyalurkan dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kepadamustahik dan warga yang ekonominya ambles dampak Covid 19 untuk 10 kelurahan, di Kelurahan Pematang Kandis, Selasa (19/5).
‘’Alhamdulillah dan terimakasih atas kesadaran para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Merangin yang telah membayar zakat. Dimana setiap menerima gaji, PNS wajib setor bayar zakat. Dalam setahun ini terkumpul sekitar Rp 6 miliar,’’ujar Bupati.
Selain itu dana Baznas juga disalurkan untuk membantu anak-anak yang putus sekolah, membantu modal usaha pedagang kecil dan sekarang membantu warga yang terdampak Covid-19.
 Dana Baznas ini disalurkan melalui para Ketua Rukun Tetangga (RT) bersama Ketua Rukun Warga (RW). ‘’Tugas Ketua RT dan RW agar mencari informasi dan memantau kondisi warganya, jangan sampai ada yang tidak makan,’’pinta Bupati.
Bupati berharap kepada ketua RT dan RW dapat menyalurkan dana Baznas dengan benar, tepat sasaran sampai kepada warga yang berhak menerimanya. Jangan sampai orang mampu juga mendapatkannya.
Sementara itu Ketua Baznas Merangin Safrudin Hadi mengatakan, penyaluran zakat kepada Mustahik dan warga yang ekonominya ambles dampak Covid-19 itu, dengan berbagai persyaratan.
Zakat disalurkan melalui ketua RT lewat kelurahan, warga yang menerima sesuai data yang masuk. ‘’Warga sebelumnya telah menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK),’’ujar Safrudin Hadi.
Total warga yang menarima zakat ini jelas Safrudin Hadi, sebanyak 4.722 orang di 10 keluarahan dalam Kabupaten Meragin. Masing-masing warga menerima zakat sebesar Rp 300 ribu.(teguh/kominfo)